SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA

SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA

Tuesday, November 27, 2012

Pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial


Rumusan tentang pengertian IPS telah banyak dikemukakan oleh para ahli IPS atau social studies. Di sekolah-sekolah Amerika pengajaran IPS dikenal dengan social studies. Jadi, istilah IPS merupakan terjemahan social studies.Dengan demikian IPS dapat diartikan dengan “penelahaan atau kajian tentang masyarakat”. Dalam mengkaji masyarakat, guru dapat melakukan kajian dari berbagai perspektif sosial, seperti kajian melalui pengajaran sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, antropologi, politik-pemerintahan, dan aspek psikologi sosial yang disederhanakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Untuk memperoleh gambaran yang lebih luas tentang IPS, maka penting untuk dikemukakan beberapa pengertian social studies dan IPS menurut para ahli.Edgar B Wesley : menyatakan bahwa social studies are the social sciences simplified for paedagogieal purposes in school. The social studies consist of geografy history, economic, sociology, civics and various combination of these subjects.John Jarolimek : mengemukakan bahwa Studi sosial sebagai bagian dari kurikulum SD untuk mengimbangi konten subyek dari ilmu sosial , sejarah , sosiologi , ilmu politik , psikologi sosial ,filsafat, antropologi , dan ekonomi . Studi sosial telahdidefinisikan sebagai " orang-orang bagian dari ilmu sosial ... yang dipilih untuk tujuan instruksional "Demikian beberapa pengertian yang dikembangkan di Amerika Serikat oleh beberapa tokoh pendidikan terkenal.Pengembangan IPS di Indonesia banyak mengambil ide-ide dasar dari pendapat-pendapat yang dikembangkan di Amerika Serikat tersebut. Tujuan, materi, dan penanganannya dikembangkan sendiri sesuai dengan tujuan nasional dan aspirasi masyarakat Indonesia. Hal ini didasarkan pada realitas, gejala, dan problem sosial yang menjadi kajian IPS yang tidak sama dengan negara-negara lain. Setiap negara memiliki perkembangan dan model pengembangan social studies yang berbeda.Berikut pengertian IPS yang dikemukakan oleh beberapa ahli pendidikan dan IPS di Indonesia :

Moeljono Cokrodikardjo : mengemukakan bahwa IPS adalah perwujudandari suatu pendekatan interdisipliner dari ilmu sosial. Ia merupakanintegrasi dari berbagai cabang ilmu sosial yakni sosiologi, antropologibudaya, psikologi, sejarah, geokrafi, ekonomi, ilmu politik dan ekologimanusia, yang diformulasikan untuk tujuan instruksional dengan materidan tujuan yang disederhanakan agar mudah dipelajari.Nu’man Soemantri : menyatakan bahwa IPS merupakan pelajaran ilmu-ilmu sosial yang disederhanakan untuk pendidikan tingkat SD, SLTP, danSLTA. Penyederhanaan mengandung arti: a) menurunkan tingkatkesukaran ilmu-ilmu sosial yang biasanya dipelajari di universitas menjadipelajaran yang sesuai dengan kematangan berfikir siswa siswi sekolahdasar dan lanjutan, b) mempertautkan dan memadukan bahan anekacabang ilmu-ilmu sosial dan kehidupan masyarakat sehingga menjadipelajaran yang mudah dicerna.S. Nasution : mendefinisikan IPS sebagai pelajaran yang merupakan fusiatau paduan sejumlah mata pelajaran sosial. Dinyatakan bahwa IPSmerupakan bagian kurikulum sekolah yang berhubungan dengan peranmanusia dalam masyarakat yang terdiri atas berbagai subjek sejarah,ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, dan psikologi sosial.Tim IKIP Surabaya : mengemukakan bahwa IPS merupakan bidang studiyang menghormati, mempelajari, mengolah, dan membahas hal-hal yangberhubungan dengan masalah-masalah human relationship hingga benarbenar dapat dipahami dan diperoleh pemecahannya. Penyajiannya harus merupakan bentuk yang terpadu dari berbagai ilmu sosial yang telah terpilih, kemudian disederhanakan sesuai dengan kepentingan sekolahsekolah.Dengan demikian, IPS bukan ilmu sosial dan pembelajaran IPS yangdilaksanakan baik pada pendidikan dasar maupun pada pendidikan tinggi tidak menekankan pada aspek teoritis keilmuannya, tetapi aspek praktis dalam mempelajari, menelaah, mengkaji gejala, dan masalah sosial masyarakat, yang bobot dan keluasannya disesuaikan dengan jenjang pendidikan masingmasing. Kajian tentang masyarakat dalam IPS dapat dilakukan dalam lingkungan yang terbatas, yaitu lingkungan sekitar sekolah atau siswa dan siswi atau dalam lingkungan yang luas, yaitu lingkungan negara lain, baik yang ada di masa sekarang maupun di masa lampau. Dengan demikian siswa dan siswi yang mempelajari IPS dapat menghayati masa sekarang dengan dibekali pengetahuan tentang masa lampau umat manusia.Dengan bertolak dari uraian di depan, kegiatan belajar mengajar IPS

membahas manusia dengan lingkungannya dari berbagai sudut ilmu sosial pada masa lampau, sekarang, dan masa mendatang, baik pada lingkungan yang dekat maupun lingkungan yang jauh dari siswa dan siswi. Oleh karena itu, guru IPS harus sungguh-sungguh memahami apa dan bagaimana bidang studi IPS itu.

No comments:

Total Visitor

Translate